KATA SAMBUTAN DARI MS JEN
Baru-baru ini saya membaca sebuah kisah hebat yang ingin saya bagikan dengan Anda.
Gulungan Laut Mati pertama kali ditemukan oleh para gembala pada tahun 1946, jauh di dalam gua gurun dekat Laut Mati di Tepi Barat. Ini adalah penemuan yang luar biasa! Manuskrip keagamaan dari sekitar zaman sebelum Masehi! Para arkeolog menawarkan untuk membayar uang kepada para gembala untuk setiap potongan gulungan baru yang mereka temukan. Niat mereka baik, tetapi mereka tidak mengantisipasi konsekuensi yang tidak diinginkan. Para gembala dengan cepat merobek semua gulungan yang mereka temukan menjadi potongan-potongan kecil untuk menghasilkan lebih banyak uang. Banyak gulungan yang hancur dan bahkan saat ini para sarjana mencoba untuk menyatukan kembali gulungan-gulungan tersebut. Ini adalah pengingat yang bagus tentang pentingnya berpikir secara mendalam dan kritis tentang sekolah atau kehidupan; bahwa terkadang niat baik kita berpotensi menghasilkan konsekuensi yang tidak diinginkan.
Ketika anak-anak memasuki periode ujian semester, kita perlu tetap fokus bahwa belajar adalah untuk seumur hidup, bukan hanya untuk ujian satu kali saja. Belajar harus lebih dari sekadar menghafal dan menjejalkan. Itu juga harus tentang mencapai pemahaman, sintesis, dan evaluasi yang mendalam. Ujian itu penting, tetapi sebagai sekolah, kita memiliki kewajiban yang jauh lebih besar dari sekadar persiapan ujian. Saya senang dengan inisiatif kami dalam teknologi, kepemimpinan siswa dan kegiatan CCA, sehingga siswa/i kami mendapatkan pengalaman pendidikan yang lebih holistik. Terima kasih kepada orangtua kami atas dukungan Anda, bersama-sama kita bercita-cita untuk menciptakan Pembelajar Kehidupan.

