KAMP PELATIHAN KEPEMIMPINAN PREFEK PRIMARY
Pada 31 Januari 2026, sekolah kami dengan bangga menyelenggarakan Kamp Kepemimpinan Prefek Primary, yang diikuti oleh 41 siswa muda yang penuh semangat, antusias, dan energik. Sejak awal kedatangan, para prefek menunjukkan antusiasme tinggi serta keinginan kuat untuk berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan hari tersebut.
Program diawali dengan sambutan pembuka yang singkat namun bermakna dari Ms Benilda, yang mengingatkan para prefek akan pentingnya peran kepemimpinan, tujuan, serta tanggung jawab yang akan mereka jalankan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan momen simbolis yang berkesan, yaitu penyerahan Tanda Kepercayaan dan Kolaborasi yang diwakili oleh sebuah angklung. Angklung ini mencerminkan pesan utama kamp kepemimpinan: satu angklung dapat menghasilkan bunyi, tetapi hanya dengan kebersamaanlah harmoni dapat terbentuk. Dengan 41 prefek, kepercayaan dan kolaborasi menjadi fondasi utama untuk menyatukan banyak individu menjadi satu tim yang solid.
Tak lama kemudian, para prefek terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif dan menantang. Tantangan pertama mengharuskan para siswa untuk “membangun sebuah rumah” dengan menggunakan lengan mereka saja secara berkelompok. Aktivitas ini menguji kemampuan mendengarkan, ketelitian, serta kerja sama yang efektif.
Kegiatan kedua menantang siswa untuk mengelompokkan diri berdasarkan kategori yang diletakkan di kepala mereka – tanpa berbicara. Tugas kreatif ini mendorong kecerdasan, pengamatan, serta komunikasi nonverbal, sekaligus menekankan pentingnya kerja tim dan kemampuan beradaptasi.
Selanjutnya, permainan Bingo yang seru pun dimulai. Setiap peserta memilih pola Bingo dan mencari teman yang dapat menjawab pertanyaan di kotak-kotak mereka. Aktivitas ini bertujuan untuk membangun koneksi, memperdalam pemahaman satu sama lain, serta menumbuhkan rasa kebersamaan. Sebagai pemimpin dan rekan satu tim, saling mengenal dan memahami merupakan kunci untuk membangun komunitas yang kuat dan saling mendukung.
Seluruh peserta kemudian berpindah ke MPH untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang lebih komprehensif dan menantang. Aktivitas keempat hingga keenam dilaksanakan secara serentak di antara kelompok-kelompok tersebut.
Salah satu kelompok mengikuti tantangan Mengoper Bola, di mana anggota tim harus memindahkan bola dari awal hingga akhir hanya dengan menggunakan dua stik tanpa menjatuhkannya ke lantai. Aktivitas ini menekankan pentingnya kerja sama, komunikasi, dan strategi berpikir.
Kelompok lainnya menghadapi Permainan Memori – Ladang Ranjau, di mana para siswa harus menavigasi sebuah lintasan tanpa menginjak “ranjau” tersembunyi. Keberhasilan dalam tantangan ini membutuhkan daya ingat yang tajam, pengamatan yang cermat, serta kemampuan belajar dari percobaan sebelumnya – menegaskan nilai fokus dan ketangguhan.
Aktivitas terakhir, Target Semangka, menguji kekuatan, kelincahan, ketekunan, dan kemampuan memecahkan masalah. Setiap peserta berusaha mengenai semangka menggunakan sebuah kartu dengan memastikan kartu tersebut tetap menempel dan tidak terjatuh. Tantangan ini mendorong kreativitas, tekad, dan kegigihan.
Menjelang akhir kegiatan, suasana dipenuhi dengan tawa, senyuman, dan percakapan yang hangat. Para prefek tidak hanya menikmati hari yang penuh pembelajaran bermakna dan keseruan, tetapi juga membangun persahabatan baru serta memperkuat rasa bekerjasama.
Kamp kepemimpinan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi seluruh peserta. Kami mendoakan yang terbaik bagi para Prefek Primary dalam perjalanan kepemimpinan mereka. Semoga mereka terus membawa nilai-nilai kepercayaan, kolaborasi, dan tanggung jawab, serta menjadi teladan positif bagi seluruh siswa sekolah dasar.



























