SIMULASI KONFERENSI PBB
SIS-PIK Menyelenggarakan Acara Perdana Simulasi Konferensi PBB/Model United Nations
Pada 17-18 Januari 2026, SIS-PIK dengan sukses menyelenggarakan Konferensi Model United Nations (MUN) perdana, yang diikuti oleh 183 delegasi siswa dari berbagai sekolah di Jakarta dan sekitarnya. Sekolah-sekolah yang berpartisipasi antara lain Mentari Intercultural School Bintaro, Santa Laurensia, Bina Bangsa School PIK, Sinarmas World Academy, BINUS Simprug dan Serpong, Sekolah Pelita Harapan (SPH), Labschool, serta Al Azhar. Konferensi ini didukung oleh para pelatih dan ketua sidang (chairs) yang berpengalaman, termasuk Chico Athalla.
Konferensi ini diselenggarakan terutama oleh para siswa Junior High School dari Kelas 8, 9, 10, dan 12, yang menunjukkan kepemimpinan serta kolaborasi yang kuat sepanjang proses perencanaan hingga pelaksanaan acara. Mengusung tema “Menangani Imigrasi dan Hak untuk Berasimilasi”, para delegasi terlibat dalam diskusi yang mendalam mengenai isu-isu global yang mendesak melalui berbagai dewan (council).



Dewan-dewan yang terlibat termasuk Dewan Hak Asasi Manusia (UNHRC) yang membahas eksploitasi yang disahkan oleh negara serta perbudakan modern; Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) yang berfokus pada hambatan finansial dan struktural dalam ketenagakerjaan migran; serta Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) yang mengangkat isu perlindungan anak-anak pengungsi yang bekerja di negara asing. Dewan lainnya mengeksplorasi kebijakan penegakan imigrasi di Amerika Serikat, ketegangan pengungsi regional antara Thailand dan Kamboja, serta skenario historis dan fiktif melalui format Komite Krisis dan Komite Khusus.
Sepanjang konferensi, para delegasi menunjukkan kemampuan berpikir analitis yang kuat, keterampilan komunikasi yang efektif, serta meningkatnya kesadaran terhadap isu-isu yang relevan. Para ketua sidang (chairs) yang luar biasa memfasilitasi sesi debat yang dinamis serta memberikan apresiasi kepada delegasi yang menunjukkan kemampuan unggul dalam berdiskusi, menulis position paper, dan penyusunan solusi.



Panitia Penyelenggara MUN SIS-PIK, yang dipimpin oleh Charlito Rizki Gunawan (Kelas 9), memperoleh pengalaman yang sangat berharga melalui proses perencanaan dan pelaksanaan konferensi sebesar ini. Meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam persiapan acara, namun keseluruhan proses mencerminkan dedikasi, kerja sama tim, serta semangat panitia terhadap kegiatan Model United Nations. Konferensi perdana MUN SIS-PIK ini menjadi dasar yang penting bagi komunitas sekolah dan menjadikan fondasi yang kuat bagi penyelenggaraan konferensi-konferensi selanjutnya di masa mendatang.



