PERJALANAN BELAJAR KELAS 7-10
Kelas 7 Berkunjung ke Bandung
Siswa-siswi Kelas 7 sangat antusias mengikuti Perjalanan Belajar/Learning Journey pertama mereka! Bagi sebagian besar siswa, ini merupakan pengalaman pertama mereka berada jauh dari orang tua, yang terasa sedikit menegangkan namun juga menyenangkan, karena mereka akan bersenang-senang bersama teman-teman. Tema Learning Journey Tahun Ajaran 2025–2026 adalah “Dari Indonesia Menuju Prestasi Global”. Para siswa mempelajari secara langsung budaya Sunda, sumber daya alam di Jawa Barat, serta perkembangan Sains, Teknologi, Seni (Budaya), Teknik, dan Matematika di Indonesia. Sejalan dengan nilai 4R di sekolah, tujuan program Learning Journey ini adalah untuk menunjukkan dan mengajarkan kepada siswa tentang berbagai peluang yang dapat diraih dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya Indonesia menuju kesuksesan di tingkat global.
Selama empat hari dan tiga malam, para siswa mengikuti berbagai kegiatan outbound menarik seperti mengunjungi salah satu perkebunan teh tertua, melihat teknologi modern di pabrik Eiger, belajar memainkan angklung di Saung Mang Udjo, mengeksplorasi Kebun Binatang Lembang, serta berkunjung ke Museum Geologi Bandung, yang merupakan museum geologi terbesar di Asia Tenggara. Para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang berharga, tetapi juga bersenang-senang, mempererat persahabatan, serta meningkatkan ketangguhan, kreativitas, dan ketekunan mereka.



Kelas 8: Menjelajahi Warisan Budaya Indonesia – Perjalanan Belajar ke Surakarta
Perjalanan belajar ke Surakarta (Solo) memberikan kesempatan berharga bagi para siswa Kelas 8 untuk menjelajahi secara langsung kekayaan warisan budaya Indonesia. Selama perjalanan edukatif ini, para siswa mempelajari seni tradisional pembuatan batik, salah satu warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO. Dengan mengunjungi tempat pembuatan batik lokal, mereka mengamati secara langsung proses rumit dalam merancang, mencanting, dan mewarnai kain, sekaligus memahami makna filosofis di balik setiap motif batik. Selain belajar tentang batik, para siswa juga mengunjungi bangunan bersejarah seperti Istana Pura Mangkunegaran, tempat mereka mendapatkan wawasan mengenai sejarah kerajaan Solo dan gaya arsitektur Jawa. Tempat-tempat ini menjadi cerminan hidup dari masa lalu Indonesia, memperlihatkan bagaimana tradisi dan modernitas dapat hidup berdampingan dalam kehidupan sehari-hari. Perjalanan ini juga mencakup eksplorasi kuliner lokal dan pertunjukan budaya, yang memperkaya pemahaman siswa terhadap keberagaman dan kehangatan budaya Indonesia. Dengan mencicipi hidangan khas seperti nasi liwet, serabi Solo, dan tengkleng, para siswa menikmati keunikan cita rasa kuliner Jawa. Melalui pengalaman langsung ini, para siswa tidak hanya memperluas pengetahuan mereka tentang identitas budaya Indonesia, tetapi juga menumbuhkan rasa hormat dan apresiasi terhadap tradisi hidup bangsa.



Menjelajahi Keagungan Yogyakarta – Perjalanan Belajar Kelas 9
Siswa-siswi Kelas 9 memulai Perjalanan Belajar selama empat hari yang luar biasa ke Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai jantung kebudayaan dan warisan Jawa. Petualangan mereka diawali dengan perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Stasiun Tugu, menjadikan minggu tersebut penuh penemuan dan kekaguman. Pemberhentian pertama adalah Candi Borobudur yang terkenal, di mana para siswa menikmati keindahan arsitektur dan makna spiritualnya, sambil merenungkan bagaimana peradaban kuno menggabungkan ilmu pengetahuan, keimanan, dan seni. Hari kedua mereka berkunjung ke Ledok Sambi, tempat mereka mengikuti berbagai aktivitas tim di alam terbuka yang dikelilingi pepohonan hijau dan sungai yang mengalir, kegiatan di sini memperkuat persahabatan dan juga belajar tentang kerja sama, kepemimpinan, dan ketangguhan. Selanjutnya, di Candi Prambanan, para siswa berdiri kagum di bawah menara batu yang menjulang tinggi, sambil mempelajari kisah Ramayana dan kecerdasan teknik arsitektur masa lampau.
Hari ketiga menghadirkan pengalaman seru melalui TurLavaMerapi, di mana para siswa mengeksplorasi pemandangan alam yang dibentuk oleh salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Pengalaman ini memperdalam pemahaman mereka tentang geologi, ketahanan, dan kemampuan manusia beradaptasi dengan kekuatan alam. Mereka juga mengunjungi Jalan Malioboro dan Benteng Vredeburg, mempelajari kerajinan lokal, sejarah, serta kehidupan kota yang dinamis. Setiap santapan dari Kampung Ulam hingga Obelix Hills menjadi kesempatan untuk menikmati keramahtamahan yang hangat dan cita rasa khas Yogyakarta. Di akhir perjalanan, para siswa kembali dengan tidak hanya membawa kenangan indah, tetapi juga apresiasi mendalam terhadap kekayaan budaya Indonesia, keajaiban ilmu pengetahuan, dan nilai rasa ingin tahu serta rasa hormat. Perjalanan Belajar ini sungguh menjadi pengalaman nyata akan keagungan Yogyakarta, sebuah kelas hidup yang menginspirasi pikiran dan hati.






Mengejar Matahari Terbit dan Cerita: Perjalanan Belajar Kelas 10 ke Malang & Bromo
Siswa-siswi Kelas 10 menikmati perjalanan tak terlupakan selama empat hari menuju ke Malang, Batu, dan Gunung Bromo yang penuh dengan keseruan, pembelajaran, dan persahabatan! Pada hari Senin, 13 Oktober, mereka terbang dari Jakarta ke Surabaya, menikmati makan siang di Mbok Sari, lalu mengunjungi Jatim Eco Park 2 dan Museum Angkut sebelum beristirahat di Aston Inn Batu yang indah. Keesokan harinya, mereka mengunjungi Perkebunan Teh Wonosari, belajar tentang proses pembuatan teh, dan melanjutkan perjalanan menuju Bromo Camp dengan Jeep. Malam harinya, para siswa menikmati sate dan bakso di sekitar api unggun di bawah taburan bintang, malam yang hangat dan berkesan di pegunungan.
Dini hari pada hari Rabu, mereka menyaksikan matahari terbit yang menakjubkan di Bromo, bahkan beberapa siswa mendaki hingga ke kawah! Setelah mengunjungi hamparan pasir di Pasir Berbisik, mereka melanjutkan perjalanan ke Surabaya untuk berkunjung ke Museum 10 November dan menginap di Novotel Samator yang nyaman. Pada hari Kamis, grup sekolah mengunjungi Museum Kapal Selam, menikmati makan siang lebih awal, dan kemudian terbang kembali ke Jakarta dengan selamat. Perjalanan Belajar ini bukan sekadar perjalanan, melainkan pengalaman bermakna di mana para siswa belajar tentang kemandirian, kerja sama tim, serta apresiasi terhadap keindahan Indonesia sambil membuat kenangan yang tak terlupakan bersama.








