SIS-PIK COMMUNITY UPDATES
No.18/2019-2020 – 22 November 2019

KEGIATAN CAS@SIS-PIK

CAS memungkinkan siswa untuk menunjukkan bagaimana merencanakan dan memulai sebuah pengalaman CAS. Berikut adalah refleksi Julian tentang bagaimana dia dan timnya melaksanakan acara Halloween tahun ini.

Pada tanggal 1 November, sekolah kami merayakan acara Halloween tahunan bersama para siswa Secondary dan Junior College. Sebagai tradisi, Student Council / OSIS tahun ajaran ini ditugaskan untuk merencanakan dan membuat acara ini. Ini adalah pertama kalinya saya merencanakan acara yang melibatkan banyak siswa dari berbagai usia.

Tahap pertama perencanaan kami adalah memikirkan sebuah tema. Kami memiliki banyak ide hebat dan seram yang juga merupakan masukan dari anggota Student Council. Namun, kami hanya bisa memilih satu dengan menggunakan sistem pemungutan suara. Pada akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan tema, “Monster Mansion”. Setelah itu, kami perlu memikirkan waktu yang paling cocok untuk semua orang dan menentukan anggaran yang dibutuhkan. Kemudian, kami menyiapkan proposal untuk Head Teacher dan Deputy Head Teacher. Kami juga segera membuat jadwal pertemuan dengan para pimpinan akademik, anggota Student Council sebelumnya dan guru-guru pembimbing kami. Mereka memberi kami banyak ide dan saran yang menginspirasi untuk membuat acara kami berjalan dengan lancar dan untuk memastikan acara tersebut menyenangkan bagi para siswa.

Setelah mendapat persetujuan dari Head Teacher, kami memutuskan untuk melanjutkan rencana kami. Kami membagi tugas kami dalam berbagai kelompok. Saya memutuskan untuk menjadi bagian dari kelompok yang bertanggung jawab untuk membuat jadwal/agenda acara. Beberapa siswa memutuskan untuk mengambil bagian dalam membuat dekorasi. Aula serbaguna / MPH memiliki ruang yang terbatas, oleh karena itu kami perlu membagi area di MPH secara adil supaya kelas-kelas mendapat tempat untuk membuka stand untuk berjualan. Kami juga membagi secara adil stand yang menjual makanan dan permainan, supaya merata untuk keduanya.

Mengorganisir sebuah acara sekolah bisa jadi pekerjaan yang membosankan, akan tetapi setiap langkah yang dikerjakan selalu ada pelajaran yang bisa dipelajari dan keterampilan baru yang dikembangkan. Sangat diperlukan untuk fokus bahkan pada hal detail kecil. Ada perasaan bangga dengan hasil yang diperoleh ketika melihat semua orang menikmati acara tersebut. Kami juga dapat mengumpulkan dana untuk kegiatan amal STUCO.